“Oke, Kak.” ** Keesokan harinya .... Pagi seperti biasa, Kania disibukkan dengan kegiatan belajarnya. Sebelum bel masuk berbunyi, ia selalu menyempatkan diri untuk membaca buku. Di tengah ketenangan itu, tiba-tiba suara riuh dari seorang siswi yang baru saja masuk terdengar. “Breaking news, guys! Kemarin Mister Adrian nemuin tespek positif. And then, hari ini bakal diadain pengecekan siswi satu per satu.” Gleg! Berita itu membuat Kania meneguk ludahnya kasar. Buku yang ia pegang sampai terjatuh begitu saja. Gadis itu tidak menyangka pergerakannya akan secepat ini. “Kania,” panggil Nala pelan. Ia genggam tangan sahabatnya, kuat. “Kamu ....” Genggaman itu berbalas setara. Kania menggenggam balik tangan Nala. Ia tegang, tapi tetap berusaha menormalkan ekspresinya. “Eh, Kania! L

