Bab 14-3

889 Words

Dengan embusan napas kasar, akhirnya Ranti pun mengizinkan. Wanita berusia senja itu mengangguk membiarkan. "Oke, boleh." “Yeay! Thank you, Tita!” Maura berseru, ia kini mengambil posisi di dekat Kania. Seorang asisten rumah tangga memberikannya pisau sayur dan juga talenan. Di hadapannya ada satu keranjang berisi sayuran yang biasa menjadi isian sayur sop, ada buncis, wortel dan seledri. Kini tangan kecil Maura sudah mengambil sebatang wortel dan mulai memotongnya dengan seragam. Hanya butuh waktu sepuluh menit Ranti memperhatikan cara Kania dan Maura bekerja di dapur, sekarang ia sudah menemukan bahan perbandingan untuk ia tumpahkan pada Kania. Ranti memperhatikan dari jauh. Alisnya sempat naik, mungkin sedikit terkejut melihat hasil potongan Kania yang rapi. Ia mendekat, memeriks

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD