Bab 93-2

718 Words

Sampai tidak lama, suara langkah kaki terdengar. Kania berbalik. Di belakangnya ada Melati dan Biantara yang turun bersamaan. Tangan wanita itu menggandeng sang suami. “Mau langsung berangkat, Kania?” tanya Melati dengan nada lembut. Keduanya berhenti tidak jauh dari Kania. Namun, gadis tersebut langsung mundur dan mengangguk. Ia meremas sisi rok seragamnya ketika melihat bekas merah di leher Melati. Ia menundukkan pandangannya cepat. Kania berbalik, melangkah meninggalkan Biantara dan Melati yang masih menatapnya. “Kamu berangkat sama siapa, Kania?” Pertanyaan itu membuat Kania berhenti, tidak jauh dari meja makan. “Gojek, Kak.” “Berangkat sama saya.” Netra lentik itu memanas. Kedua tangannya makin mengepal erat. Kania tahu maksud Biantara. Ia paham jika pria tersebut sengaja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD