Istrinya memang meminta motor padanya dengan alasan untuk mempermudah pergi yoga di tempat yang tak jauh dari mansion. Tapi, siapa sangka, sebelum ia membelikan, Melanie justru lebih dulu mengabulkan permintaan sang anak. Dan sekarang, kendaraan roda dua itu rusak yang tidak Biantara tahu apa sebabnya. “Tadi Kania yang bawa, Mas. Kesenggol paling.” “Alasan yang nggak masuk akal.” Biantara tersenyum sinis. “Ya, kan, namanya orang apes nggak ada yang tau, Mas.” Biantara tetap tidak terima. Ia menarik lengan sang istri yang sedari tadi sibuk membaca katalog butik mertuanya. Pria tersebut membawanya ke bagian belakang. “Lihat sendiri keadaannya seperti apa.” Seketika Melati terenyak ketika sampai di halaman belakang. Ia menutup mulutnya sendiri, tak percaya. Motor baru yang baru

