Bab 111-5

609 Words

“Oke. Kalau begitu, saya akan mengurusnya, Pak.” Dokter Wina mengakhirinya dengan senyum tipis. Kepergian dokter tersebut menimbulkan banyak tanya di kepala Nala. Jika memang Kania harus dirawat, bagaimana dengan keamanannya? “Om Adrian.” “Ya?” Adrian menoleh. Ia menyahut di tengah pikirannya yang makin kacau. “Ada kemungkinan nggak Om Bian sampai di rumah sakit ini?” Pria itu menggeleng tegas. “Harusnya tidak.” Adrian berpindah posisi. Ia kembali duduk di kursi. “Biantara hanya akan mengunjungi rumah sakit besar di kota ini. Dia tidak mungkin ke rumah sakit pinggiran seperti ini.” Apa yang dikatakan Adrian masuk akal. Nala tahu, Biantara adalah orang terpandang, dan mustahil rasanya ketika harus datang ke rumah sakit pinggiran kota yang letaknya juga cukup jauh dari tempatnya ting

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD