Yasmin menoleh. Ia mengangguk. “Boleh,” ucapnya lalu mengambil satu pita berwarna silver. “Tolong potong pita ini, ya. Panjangnya jangan kurang dari satu meter.” Kania mengambil pita tersebut. “Oke, Bia.” Tangan terampil Kania lantas dengan cepat memotong pita tersebut setelah diukur dengan meteran. “Berapa potong lagi, Bia?” “Tiga, Nak.” Kania mengangguk, kemudian kembali melakukan hal yang sama sampai terbentuk tiga potongan yang sama panjangnya. “Kalau sudah selesai, kamu tolong bentuk penutup kotak ini, ya?” pinta Yasmin. Ia menoleh lagi ke arah putrinya sambil menampilkan senyum tipis. “Yang rapi motongnya.” “Oke, Bia.” Setidaknya, dua puluh menit Kania gunakan untuk membantu pekerjaan mamanya. Sampai akhirnya, dua bingkisan itu terbentuk indah dan sempurna. “Bagus banget

