Bab 51-2

709 Words

Akhir-akhir ini, kepalanya memang sering tiba-tiba pusing. Kania menebak bahwa hal ini karena dipengaruhi oleh kehamilannya. “Kamu kenapa, Kania? Ada yang sakit?” Naren bertanya setelah memperhatikan kondisi Kania yang terlihat tidak dalam kondisi baik. Kania menggeleng. Ia angkat kepalanya dan membawa pandangan ke arah Naren. “Nggak. Cuma capek. Kemarin kehujanan.” Percakapan keduanya terhenti saat gerombolan siswa masuk. Tidak lama, seorang guru wanita juga masuk dan memulai pelajaran. ** Sore hari .... Sebagai kegiatan rutin, Kania melakukan les privat dengan Mrs. Erika yang datang ke rumah. Ia mengerjakan beberapa soal yang diberikan. “Nah, kalau yang ini, caranya sama seperti yang Miss tadi jelasin.” Mrs. Erika menunjuk satu nomor di buku paketnya menggunakan ujung pensil.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD