Bab 65-2

711 Words

“Lakukan tugas kalian!” Tiga orang itu mendekati Kania setelah mendapat perintah dari Biantara. Mereka menatap haus ke arah Kania yang kini menatapnya satu per satu. “Mau apa kalian?! Pergi!” Kania beringsut mundur. Ia menyeret tubuhnya mundur. Sayangnya, gadis itu terjerembap hingga terbaring dan sulit melakukan pergerakan. “Ini yang kamu mau? Hm?” Biantara bertanya lantang. Ia mengambil beberapa gepok uang dan melemparnya ke wajah Kania. Tidak ada sedikit pun rasa belas kasihan ketika menatap gadis yang matanya sudah hampir berkaca-kaca. Wajah Kania berpaling refleks. Pipinya terasa kebas ketika tumpukan uang tebal itu mengenai. Perasaannya kembali tercabik-cabik. Perlakuan hina itu bahkan melucuti harga dirinya. “Apa maksud Om?! Kenapa Om perlakukan Kania kayak gini? Salah Kania

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD