Setelah Rakha, Karin yang juga di minta sebagai saksi, berjalan ke luar ruangan ditemani Bayu dan Bang Rio. Setelahnya hanya tersisa Ica dan Rakha yang tiba-tiba diselimuti rasa aneh mungkin karena adegan semalam, pikir Ica. Rakha akhirnya melangkah memperpendek jarak. Sempat heran dengan tatapan datar Rakha, Ica dibuat terperangah ketika tiba-tiba Rakha bersimpuh di depannya. Kepalanya menunduk dalam dengan mata yang ikut memerah. "Kha, kamu ngapain?" pekik Ica. Dia menggoyang-goyang bahu Rakha karena sampai hitungan menit Rakha masih diam tak bergerak. "Maafin aku..." "Iya udah aku maafin, ayo bangun..." Ica menepuk-nepuk pundak Rakha yang masih tenggelam di antara dua kakinya. "Aku janji nggak akan biarin kamu sendiri lagi." "Iya, Udah-udah nggak pa-pa, ntar di liat yang lain diki

