“Kamu memang jenius, Kak Ros. Siapa saja yang tahu tentang hal ini?” Rivan mendelik ke arah Milda, lalu merapikan kembali berkas itu. “Kurasa, hanya aku dan Bu Megan. Dia memberiku satu sampel bayi dan dua sampel ayah, aku hanya tidak mengubah apa pun kecuali identitas, kuubah nama Raditya Ankara menjadi Saga Dewa Antariksa. Setelah aku cari tahu kedua pria itu, ternyata keduanya adalah orang hebat. Jadi, kuputuskan menyimpannya untuk berjaga-jaga,” papar Milda. “Keputusan yang tepat, kamu akan aman jika hanya Megan yang mengetahui tentang ini, aku pun akan berusaha melindungimu,” ucap Rivan. “Terima kasih untuk semuanya, tapi bisakah setelah siaran langsung itu, aku pergi dari negara ini?” pinta Milda, tidak bisa dipungkiri, wajahnya menunjukkan ketakutan. “Tentu, mau ke mana? Korea?

