Bab 27. Tragedi dan Kejutan

1156 Words

Megan kembali berteriak seraya memejamkan mata, tangannya memberontak sampai-sampai menepis gelas yang Firman sodorkan. Gelas itu terpelanting dari tangan pria itu, lalu mendarat di lantai hingga menimbulkan suara bising. “Megan! Megan! Sadarlah!” sahut pria itu yang ternyata adalah Firman. Tampaknya Megan mengalami sedikit trauma karena hal yang baru saja dialami. Firman langsung menepuk bahu Megan, berusaha menenangkannya. Megan pun terperanjat dari pembaringan, dia terduduk sekaligus, perlahan mengarahkan tatapan pada Firman yang menatap cemas. “Papi,” ucap Megan lirih, kali ini seluruh fokusnya sudah terkumpul. Kini, dia lebih tenang dan terkendali. Tangisnya pecah, sebab rasa takut itu tak bisa dia lupakan. Firman dengan sigap memeluk putrinya dan berusaha membuat Megan merasa le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD