BAB 31

3693 Words

Kedua Bola Mata Faelyn Sudah Tidak Terlihat Genangan Air Mata Lagi . Daritadi Ia Hanya Berdiri Melamun Didekat Jendela Yang Terbuka Dengan Tatapan Kosong Kearah Luar . Ia Masih Mengingat Betul Bagaimana Kejadian Tadi.   Faelyn Tidak Mengerti Mengapa Bian Seperti Itu Kepada Siapapun Lelaki Yang Dekat Dengannya . Sebelumnya Ia Memukuli Kemal , Mungkin Karena Dirinya Pernah Dekat Dengan Kemal Waktu Itu Ditaman Dan Selanjutnya Reyfan .   Faelyn Mengacak Rambutnya Frustrasi , Disaat Bersamaan Perut Faelyn Menimbulkan Suara . Sepertinya Cacing-Cacing Diperutnya Sudah Mulai Berdemo Dan Menimbulkan Kerusuhan Karena Lapar .   " Aduh , Laper Lagi ! " Setelah Menangis Cukup Lama Daritadi Menyebabkan Dirinya Lapar " Makan Pake Apa Coba ? Males Banget Kalo Harus Keluar , Apalagi Minta Tolong Sama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD