Kedua Bola Mata Faelyn Sudah Tidak Terlihat Genangan Air Mata Lagi . Daritadi Ia Hanya Berdiri Melamun Didekat Jendela Yang Terbuka Dengan Tatapan Kosong Kearah Luar . Ia Masih Mengingat Betul Bagaimana Kejadian Tadi. Faelyn Tidak Mengerti Mengapa Bian Seperti Itu Kepada Siapapun Lelaki Yang Dekat Dengannya . Sebelumnya Ia Memukuli Kemal , Mungkin Karena Dirinya Pernah Dekat Dengan Kemal Waktu Itu Ditaman Dan Selanjutnya Reyfan . Faelyn Mengacak Rambutnya Frustrasi , Disaat Bersamaan Perut Faelyn Menimbulkan Suara . Sepertinya Cacing-Cacing Diperutnya Sudah Mulai Berdemo Dan Menimbulkan Kerusuhan Karena Lapar . " Aduh , Laper Lagi ! " Setelah Menangis Cukup Lama Daritadi Menyebabkan Dirinya Lapar " Makan Pake Apa Coba ? Males Banget Kalo Harus Keluar , Apalagi Minta Tolong Sama

