BAB 32

4407 Words

Faelyn Berlari Begitu Cepat . Bian Pun Tidak Tinggal Diam , Ia Juga Ikut Mengejar Faelyn . Dapat Bian Lihat Sorot Mata Faelyn Begitu Kecewa Dengannya . Tetapi Bian Melakukan Itu Semua Karena Ia Tidak Suka Melihat Adiknya Tersakiti .     " Faelyn ! Please , Dengerin Kakak Dulu ! " Bian Yang Berada Dibelakang Faelyn Terus Saja Berlari Mencoba Mendekati Faelyn .     " Pergi ! Gue Gak Mau Punya Kakak Kaya Lo ! Lo Gak Usah Perduli Sama Gue Lagi ! Gue Gak Butuh Kakak Kaya Lo ! " Teriak Faelyn , Tangannya Mengusap Air Mata Yang Terus Mengalir . Ia Berlari Melewati Lapangan Menuju Tangga Yang Mengarah Ke Kelasnya .   " Dek , Please ! Dengerin Kaka Dulu ! " Nafas Bian Terengah, Lututnya Juga Terasa Lemas . Bian Berhenti Sejenak , Ia Membungkukkan Tubuhnya , Kedua Tangannya Memegang Lututnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD