Malam itu Aldo keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang terasa segar. Hari ini cukup melelahkan baginya. Pekerjaan di kantor yang tak ada habisnya, lalu dia juga melihat sisi lain dari gadisnya. Sejauh ini Aldo sadar, ternyata dirinya terlalu dangkal dalam mengenal dan menilai Aca. Anak ingusan yang memporak porandakan prinsip dan hatinya itu ternyata selain memiliki sisi sifat yang membuat semua orang merasa jengkel terhadapnya, Aca bak paket komplit juga memiliki sisi yang membuat semua orang bisa jatuh hati padanya. Aldo sendiri tak yakin dirinya sudah menjadi korban keberapa yang terjerat pesona Aca. Pria itu mengedarkan pandangannya pada kamar yang di d******i oleh warna hitam itu, warna kesukaannya. Senyum Aldo sekilas mengambang begitu saja kala melihat Aca meringkuk di atas kasu

