Kepulangan Aryana

768 Words
Keesokan Harinya Kak Zahra memesan tiket dan menyuruh yana untuk pulang ke Indonesia beberapa hari, mungkin bisa sedikit mengurangi rindu dan kesedihannya.. #sesampainya di kampung halaman yana.  Bapak ibu.. Yana pulang... Yana duduk menatap 2 batu Nissan di depan nya.. Bapak , ibu yana akan berusaha tegar, dan kuat yana akan selalu mendo'a kan bapak dan ibu.. Maaf kan yana yang belum sempat membahagiakan bapak dan ibu... Air mata yana kembali mengalir di pipi nya.. . . Sudah hampir 2 minggu yana berada di kampung halamannya,setelah setahun lebih dia berada di negri orang,.. Dalam waktu yang singkat ini betapa banyak sekali kejadian yang menimpanya.. Yana memejam kan rapat rapat matanya... Ia merasa benar benar lelah, lelah dengan kesedihan, lelah dengan keadaan.. Hatinya sangat hancur jika teringat kini tinggal ia sendiri di dunia ini... 'Ibu, ayah' ... 'Kenapa kalian tega meninggal kan yana sendiri'.. Yana pun tertidur di sofa dengan dengan air mata yang menetes entah yang keberapa kalinya... . . . New York Pagi yang cerah, pagi yang bagus untuk olah raga Terlihat hakim sedang melakukan push'up di halaman rumah fadhil Terdengar suara mobil berhenti, Hakim terhenti dari aktivitas nya untuk mengamati pintu taxi yang mulai terbuka dan penumpang nya turun, seketika mata hakim membulat karena dia mengenali si penumpang taxi itu.. "Ma" hakim langsung berlari memeluknya begitu melihat mamanya turun dari taxi "kenapa mama datang gak bilang bilang sih.. Kan hakim bisa jemput mama di bandara" sambil melepas pelukan nya dan menatap wanita yang melahirkan nya 27tahun yang lalu masih terlihat muda dan pastinya tetap cantik. "kalau mama bilang, nama nya bukan surprise dong" sambil memeluk pinggang sang buah hati mereka berdua memasuki rumah.. "nenek" seorang gadis kecil memeluk perut hasna dengan manja... "sayang Natalie cucu nenek yang paling cantik,kamu sudah besar ya, udah tinggi lagi.." hasna bahagia melihat cucu nya yang sudah berumur 5 tahun itu... "iya dong nek kan aku udah berumur 5tahun" natalie kemudian berlari ke kamar memanggil ayahnya, "dadyy... Ada nenek datang" Hakim dan hasna lalu tersenyum melihat tingkah Natalie nya.. " ma duduk dulu"ajak hakim "oya therapy kamu kapan berakhir?" tanya hasna "bulan ini terakhir check up ma, jika hasil rontgen baik dokter dah boleh ijin kan pulang"jelas hakim "oya ma, kak zahra ada bilang sesuatu gk?"tanya hakim " tentang? "tanya hasna penasaran Belum sempat hakim jelaskan fadhil muncul " maaa, kok gak bilang kalau mau datang "teriak fadil yang Baru aja keluar dri kamar... Merekapun berpelukan melepas rindu ... " Gimana kabar kamu sama Katrina?" tanya hasna, dia tau rumah tangga anak nya sedang bermasalah.. " hhhhhhmmm seperti nya kita memang sudah tidak bisa bersatu lagi ma, lagipun Natalie sudah terbiasa sendiri tanpa ibunya sejak ia berumur 4tahun" senyum fadhil tak mau ambil pusing... "Iya mama faham, cepat lah cari pengganti yang baru, ya kalau bisa yang sayang sama Natalie" bujuk mama nya "hhhhmmm, belum jumpa aja ma" jawab fadhil sambil melirik Natalie yang berdiri di saming nya "maaa.... Hakim sekali aja belum pernah nikah, masak bang fadhil udah disuruh nikah 2x.." hakim melirik fadhil dengan tajam..  " hahaha, makanya buruan nikah biar gak jadi bujang lapuk" goda fadhil kepada adek nya yang memang masih bujang "nanti lah, kalau dah tiba saat nya yang pass aku akan umum kan" hakim tersenyum penuh misteri "wahhh ternya adek aku ni dah punya calon istri,kok gak pernah cerita sih? Siapa gadis itu ngaku cepet" tanya fadhil sambil melempar bantal kecil ke arah hakim Hasna yang ikut kaget dengan pernyataan putra bungsu nya, mengangkat alis nya menunggu kepastian.. "RAHASIA" "belum waktunya mama dan abang tau" hakim ke dapur sambil ketawa . . New York Jam menunjukkan pukul 12 malam, hakim belum bisa tidur... Ia pun kembali ke posisis duduk di tempat tidur nya,tangan nya mengambil laptop di samping tempat tidur, dan mulai menyalakannya... Hakim mencoba mengechek f*******: kakaknya, zahra.. Membuka album foto nya, dia amati satu persatu foto kak zahra sekluarga.. Mengamati foto saat lebaran tahun lalu 'satu pun gak ada fotonya' hakim mendengus dalam hati.. ia teliti foto azril dan fahira, satu per satu, siapa tau ada foto Yana disana... Tapi nihil.. Berkali kali ia mencari nama 'Aryana Permata' di f*******: banyak nama itu yang muncul tapi 1 pun akun itu gk ada foto yang wajahnya sama dengan asisten nya dulu... Hhmmmm apa dia gk punya f*******:? ig? Twitter? Aahhhhhhh,hakim menggaruk kepala nya yang tidak gatel itu... .  Yana pov Hhhhh Hari sudah terang, yana terbangun dari sofa ruang tamu, ia melirik jam di dinding 'sudah jam 10' ia pun segera mandi... Hari ini Aku mau mampir kerumah orangnya tua santi,karena besok aku udah harus berangkat ke malaysia,  2 minggu rasanya sangat lama banget tanpa bapak dan ibu.. Hhhhhh Aku harus belajar ikhlas,menerima takdir yang ALLAH berikan, semua mahkluk yang hidup pasti akan mati juga....  Tiba tiba hatiku sangat merindukan azril dan fahira,hanya dengan melihat mereka saja bisa membuat q melupakan segala kesedihan.. Yaa... 2 hari lagi aku bertemu azril dan fahira
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD