Usaha perjodohan

1264 Words
"adnan, are you kidding me??" "kalau kamu gak mau ya gak apa apa, aku juga gak maksa" jawab adnan kesal "tapi umur nya beda 10 tahun, kamu fikir dia mau sama aku?" Tanya haikal tak percaya diri "memang apa yang salah dengan perbedaan umur?haikal, you are my best friend, i know you long time ago,aku rasa you memang orang yang tepat untuk yana" adnan meyakinkan sahabat nya yang dia kenal sejak kecil "Besok sabtu kau kerumah ku ok, aku tunggu jam 5 petang" Adnan meninggal kan haikal tanpa bantahan lagi di lobby Haikal adalah sahabat adnan walau umur nya lebih muda dari adnan,tapi ia laki laki yang bertanggung jawab, dia tak pernah melarikan diri setiap ada masalah, adnan tahu betul sahabat nya itu,selain sifat penyayang, dia juga suka mengalah dengan wanitanya,walau terkadang cemburunya besar, tapi menurut adnan haikal lah orang yang tepat untuk menjaga yana. Zahra berencana ingin menjodohkan yana dengan sahabat suaminya, ia tak mau yana merasa sendiri, lagipun zahra sudah menganggap yana seperti keluarga sendiri, ia ingin yana menikah di sini dan menetap di negara ini..  Mungkin zahra dan adnan sedikit keterlaluan jika menjodohkan yana dengan lelaki yang terpaut 10 tahun lebih tua darinya... Tapi suami-istri itu percaya hanya haikal bisa menjaga yana dengan baik..  Walau haikal kini berusia 32tahun,tapi penampilan nya yang maskulin, di tambah otot di lengannya yang nampak kekar menunjukkan bahwa ia suka mengunjungi gym, terlihat macho... . . Sejak pagi tadi fahira minta di gendong sama yana, Kak zahra sampai geleng geleng kepala... Janga tanya azril, sudah pasti dia lebih bahagia melihat pujaan hatinya sudah kembali kerumah nya... Eitts pujaan hati..?? #flash back on .  .  Huhuhu... Azril menangis melihat yana akan pergi membawa koper, dia takut kalau yana tidak akan kembali kerumah nya lagi..... "kakak janji setelah selesai urusannya, kak yana akan kembali kerumah abang azril ok.." janji yana, sebelum ia pergi saat itu azril memeluk leher nya kencang sekali.. "kak yana jangan pernah tinggalin azril lagi ya" pinta azril "iyaaa kakak gk akan ninggalin azril"jawab yana menenangkan nya " Kalau begitu kita menikah ya" pinta azril kepada yana yana,zahra dan adnan kaget, bu hasna yang kebetulan ada di sana juga melompong tak percaya sontak Mereka pun tertawa.. Yana yang sedang bersedih benar benar terhibur melihat tingkah azril, yana melepas kan pelukan nya, dan mencium ujung kepala azril,  "hmmm kalau mau menikah dengan kakak, azril harus belajar dulu sampai lulus ya" azril pun mengangguk,lalu Yana pun pergi..  #Flash back off . .  "Yana kalau kamu capek istirahat saja di kamar"kata zahra yana sudah kembali ke rumah zahra sejak kemarin sore, "gak apa apaa, saya gak capek kak" jawab yana sambil tersenyum "ohh iya sebenar nya Nanti mau ada tamu,jadi kakak sama bang adnan mau pergi belanja dulu ya,kamu tolong jaga anak anak.." pinta zahra "baik kak,nanti biar saya yang bantu kakak masak" jawab yana "ok" .  .  Perjalanan ke pasar zahra kefikiran bagai mana nanti, apa yana akan, menolak, atau marah,atau malah pergi...?  "semoga aja yana mau kenalan sama haikal ya bang" kata zahra "abang juga khawatir kalau yana menolak haikal" "Kenapa abang berfikir gitu?" "yahh kita lihat saja nanti gimana" jawab adnan sambil menggandeng telapak tangan Istrinya  "semoga Mereka berjodoh ya, karna yang aku lihat haikal tipe orang yang bertanggung jawab, aku yakin dia bisa jaga yana dengan baik" zahra berharap memperkenalkann Mereka adalah langkah yang tepat.. . . Pukul 5.30pm Ting tong ting tong Adnan yang berada di depan tv sudah tau siapa yang datang... Ia pun bangun dan membuka kan pintu... "kau nyasar kemana? jam segini baru sampai" "so sorry nan, q baru aja ke bengkel,mesin nya merajuk" jawabnya sambil terkekeh "dah macam istri muda aja bisa merajuk" sindir adnan "Hhhhh" haikal masih terkekeh.... "Ohh ya,mau minum apa?kopi? Teh? Atau s**u?" "apa aja boleh" jawab haikal.. Adnan pun menuju dapur menemui asisten nya..  "Yana tolong buat kan teh untuk tamu di depan ya..." Pinta adnan sambil melirik zahra yang sedang memotong semangka.. "baik bang" jawab yana tanpa curiga, tak lama Yana pun mengantar kan minum untuk haikal. Walau penampilan yana sangat sederhana celana panjang, kaos kebesaran dan rambut nya yang di gulung terikat rapi, sungguh tidak mengurangi kecantikannya,wajahnya yang putih terlihat sangat natural siapapun memandang pasti akan menyukai nya.. 'itu pasti yana' detik haikal dalam hati,  Haikal tak bisa memungkiri kalau dia terpesona pada pandangan pertama.. "silah kan diminum bang" yana pun segera berlalu.... "thanks yana" jawab haikal tersenyum  Merasa nama nya di sebut Yana seketika mnengok ke belakang lalu mengangguk dan membalas senyum,lalu masuk keruang makan, disana ia melihat zahra dan adnan sedang saling tersenyum, seperti baru saja membicarakan hal yang lucu "mmm yana masakannya udah siap semua?" tanya adnan ketika melihat yana sudah kembali ke dapur "sudah bang, mau di siapkan sekarang??" "ohh boleh kalau gitu" adnan pun keluar untuk menemui haikal "ehemm, ada apa senyum senyum?" Sindir adnan ' "nan, tadi yang bawa minum yana kan?"tanya haikal  "iyalah, siapa lagi,, masak kamu lupa sama wajah zahra?"  "ahhh bukan gituu,, tadi dia panggil aku abang, itu artinya wajahku gk tua tua banget kan?" pertanyaan haikal membuat adnan auto tertawa.. Melihat sahabat nya yang sedang percaya diri "iya iya, hari ini you emang terlihat cool, ya seperti ABG lah" mereka berdua pun tertawa... ' 10 menit yana seselai menyiapkan makan malam Zahra memanggil azril dan fahira yang sedang bermain di kamar.. "azril fahira, ayok makan dulu, ohh ya di luar ada uncle haikal loh" kata zahra kepada anak anaknya, azril pun langsung keluar dari kamarnya dan mencari haikal "uncle haikal" azril berlari memeluk haikal "hallo handsome boy, you really the big grow now" haikal membalas pelukannya.. "uncle lama banget gk datang azril rindu uncle" rengek azril "now im here, hmmm kamu dah besar, kata papa kamu mau menikah,benarkah? dengan siapa???" tanya haikal sambil terkekeh Azril berbisik di telinga haikal membuat haikal membulat kan matanya, Adnan yang sudah tau apa jawaban azril terkekeh dan geleng geleng.. " haikal, lama tak jumpa gimana usaha kamu sekarang, aku denger kamu baru pulang dari Australia? " " ahh iya, syukur lah perusahaan masih bisa di pertahan kan.. Walau memulai dari awal lagi, tapi so far fine,ku di Malaysia udah 1bulan ini,cuma belum sempat datang kesini... Ohh iya fahira udah besar ya mirip mama nya" haikal sambil mengusap kepala azril..  "iya mirip siapa lagi kalau bukan mama nya, kalau mirip tetangga bisa bisa  bang adnan curiga" adnan hanya tersenyum mendengar candaan mereka..  "ya udah yukk kita makan" ajak adnan Malam itu zahra meminta yana makan bersama, walau yana udah menolak dengan berbagai alasan, tetap saja tak mampu menolak lagi.. "mmm yana, kenalin ini haikal, dia sahabat baik nya abang adnan" kak zahra mengenalkan haikal pada yana, yana pun hanya tersenyum.. "dia masih single" tambah adnan "nama kamu yana kan?" tanya haikal "ahhh Iya,Saya yana" yana merasa malu banget dan risi menjadi pusat perhatian di meja makan.. "mmm boleh saya minta nomer nya?" tanya haikal to the point  "nomer apa? Nomer sepatu atau nomor hp?" Tanya zahra menggoda, dia bener bener gemes liat asisten nya sedang salah tingkah Mereka pun tertawa "boleh kan?" Tanya haikal lagi Yana pun hanya mengangguk.. Setelah makan malam haikal pun pamit pulang.. .  .  Hakim pov .  'hhh kenapa aku berdebar kalau melihat mata nya' 'Apa semudah itu jatuh cinta?' Seandai nya dia ada di samping ku saat ini, hhhh Ternyata masih ada wanita terlihat cantik,tanpa makeup.. Apa langkah awal pendekatan yang mau ku lakukan ya..? Baru pertama kali nya aku ketemu gadis yang kalem banget seperti yana.. Ahh aku coba aja chat dia,tp nanti kalau udah tidur gimana? Tapi kalau udah tidur kan bisa di balas besok pagi, ahh aku chat besok aja lah...,  Haikal memejam kan mata, terlihat wajah yana sedang tersenyum.. Haikal kemudian membuka matanya lagi Hp ku dimana? Ahh di sini,  Aku harus chat yana, yaaa harus..  'selamat malam yana ini abang haikal, kamu sudah tidur?' 10menit belum terbalas, ahh mungkin dia sudah tidur.. 20menit belum di balas juga, ahh mungkin emang udah tidur..  30menit masih belum dapat balasan..  'Hhhhhhhh' bener bener gk bisa tidur...  yana... Aaahh.. Jatuh cinta kenapa bisa bikin insomnia gini ya??  Padahal baru berapa jam aku liat kamu yana, kenapa udah bikin aku gini Haikal pun bangun memutus kan untuk mandi air dingin,walau tadi sebener sudah mandi sepulang dari rumah adnan .. #jatuh cinta memang tak bisa di kontrol#
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD