Chapter 36

989 Words

Wajah Athanasia tampak takjub, karena memang ia belum pernah merasakan kenikmatan yang seperti ini sebelumnya. “Sayang. Sekarang, kumohon.” Atha tidak dapat menahan sesuatu yang sudah mendamba tubuh tegang pria yang masih memandanginya dengan tatapan menggoda. Davian menarik tangan Atha, lalu menciuminya berulang-ulang, dengan penuh perasaan. Wangi Atha menggodanya, benar-benar manis bahkan teramat manis baginya. Davian menjilati telapak tangan Atha hingga mata istrinya itu terpejam. “Sayang. Lihat aku,” bisik Davian. Atha membuka matanya, selagi lelakinya mengangkat kakinya dan memeluknya. Memposisikan diri di depan pintu masuk ke surga. “Ya. Sayangku,” suara Atha terdengar sangat b*******h. Perlahan, tak terelakkan lagi. Davian pun maju, bahunya, b****g dan pahanya, setiap sentimet

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD