Bagian 52

2071 Words

Nala  Aku tak punya jawaban atas penyataan Johan tempo hari di bawah daun-daun yang berguguran itu. Bahkan sudah sebulan berlalu, aku masih belum juga memberitahu jawabanku. Aku benar-benar tidak tahu.            Sepintas aku teringat akan prinsip yang selama ini aku pegang. Aku tak akan takluk pada apa pun dan pada siapa pun. Ingin sekali menolaknya, tetapi aku tidak bisa. Aku terlalu takut untuk mengatakan tidak padanya. Apa yang akan terjadi jika ia mendegar jawabanku itu? Aku takut mengecewakan siapa pun, aku takut menyakiti hati orang-orang. Seharusnya manusia memang tak perlu dibebankan perasaan seperti ini. Dan sekali lagi Hann benar, manusia memang seharusnya sendirian. Alih-alih aku ingin menyendiri, aku juga takut ketika orang-orang meninggalkanku sendirian. Oh, manusia mema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD