Ana membuka mata dan langsung menatap langit-langit kamarnya dengan nyalang. Omongan Fernando sampai terbawa mimpi yang membuat tidur Ana tak nyenyak sama sekali. Dia mendengus. Ana kurang tidur karena semalam terngiang-ngiang ucapan Fernando. Dia sholat subuh, lalu melanjutkan tidur dengan harapan bisa istarahat, tapi nyatanya kalimat Fernando terus terputar seperti kaset rusak. Dia mengusap wajahnya dengan kasar. Dilihatnya jam dinding. Daripada pusing sendiri, Ana memilih bangun dan mandi. Setidaknya dia bisa bersiap dari sekarang. Karena selalu mangkir dalam acara pernikahan, Ana mendapat hukuman dari Ilham untuk mengantar mereka ke bandara. Yah, hanya itu hukumannya. Ana harus mengantarnya sampai ke bandara karena duo sejoli yang baru menikah itu akan honeymoon di Turki. Ana sudah

