Bab 95. Penyelamatan "Halo," sapanya. "Kamu di mana? Di mana kau sembunyikan istri saya!!!" Terdengar bentakan dari ujung sana. Hingga membuat wanita itu dengan tanpa sengaja menjauhkan ponsel itu dari telinganya. Tingkahnya itu membuat Amara terkekeh geli karena menyadari kalau suaminya sudah mengetahui kalau dia kini diculik oleh orang-orangnya sendiri. Dan dia yakin seribu persen kalau saat ini lelaki itu sedang membentak wanita itu tak peduli dengan perasaan wanita itu. Apa pedulinya? Yang penting kini dia tinggal percaya pada suaminya. Lelaki itu pasti sebentar lagi akan menemukannya. Amara menghela napas panjang, berusaha menenangkan jabang bayinya yang bergerak gelisah sedari tadi. Dia tak mau hal yang buruk terjadi kepada buah hatinya. Perutnya terasa kram. Mungkin dikarenakan

