Bab 94. Intrik Wanita "Maksudmu?" tanya Esvaldo tak mengerti. "Wanita itu biasanya kami memanggilnya dengan nomer delapan, karena sia spy kita yang ke-delapan," sahut Miskah menghela napas sejenak sebelum melanjutkan ucapannya, "dia sangat terobsesi dengan tuan. Mungkin saat tuan ingin mengucapkan terima kasih secara langsung dia berpikir hal yang lain." "Berani sekali wanita itu!" gerung Esvaldo tak bisa menahan nada bicaranya yang memekakkan telinga siapapun yang ada di ruangan itu. Akan tetapi tak ada yang berani menutup telinga. "Dan bagaimana kalian semua bisa kecolongan dengan satu orang wanita saja!" umpat Esvaldo merasa dipecundangi oleh seorang wanita yang kurang ajar. Memang dia tak seharusnya bersikap baik kepada wanita. Siapapun itu. Atau kebaikannya akan disalahartikan. Me

