9.8

1517 Words

Sudah tengah malam. Sejak pertengkaran Uci dan Reza sore tadi yang berganti menjadi pergulatan di atas ranjang, Uci dan Reza sama-sama tau bahwa tidak pernah ada dan tidak akan pernah ada Adam di antara keduanya. Hanya Uci dan Reza. Hanya mereka berdua. Sampai sekarang, sampai tengah malam seperti ini sebenarnya tidak ada dari mereka yang tidur. Keduanya masih terjaga, hanya saja Uci memutuskan untuk berpura-pura tidur sedang Reza berbaring menghadap Uci dan menggunakan satu tangannya untuk menyangga kepala. Sementara satu tangannya yang lain ia gunakan untuk menyentuh wajah istrinya yang terluka akibat pertengkaran mereka sore tadi. Sedikit penyesalan muncul di hatinya. Ya, sedikit saja. Reza baru pertama kali semarah ini pada seorang perempuan dan ia juga tidak pernah tau bahwa kulit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD