Kedua orangtua Amanda terperangah saat mendengar penjelasan Dokter, cucu yang baru saja lahir, belum sempat di tatap bahkan di sentuh telah berpindah tangan tanpa persetujuan. "Apa-apaan ini, bagaimana bisa cucu kami menghilang dalam sekejap mata. Tolong, beri kami informasi atau masalah ini akan dibawah ke kantor polisi." Ancaman Rama tidak membuat Dokter panik. "Silahkan, bukan kami yang melakukan semua ini, Pak. Putri anda sendiri yang menyerahkan bayinya. Kami tidak ikut campur sedikitpun." Soya tertegun, dia tak percaya jika Amanda bisa senekat ini. "Tapi, pintu tak pernah terbuka selama kami datang, Dok. Bagaimana bisa bayi itu keluar melewati kami?" Dokter yang menangani Amanda, menatap Rama lekat. Tatapan itu, memperingatkan agar lelaki itu berhenti bertanya. "Silahkan tanyak

