Semua orang menunggu di luar ruangan, Rama, Soya, Tomi juga Daniel dan mamanya. Mereka menunggu kabar baik dari Dokter yang tak kunjung keluar. “Aku seperti mendengar suara bayi, seharusnya Dokter atau Suster membawanya keluar agar kita bisa melihatnya.” Tomi memilih diam, gerak-geriknya tengah di awasi oleh Daniel. Bukannya takut pada lelaki itu, tetapi sambutan dari nyonya Soya saat dia baru datang tadi membuat Tomi berkesimpulan jika Damian berada di rumah sakit itu. Sepuluh menit yang lalu saat Tomi dan Rama baru tiba di rumah sakit. “Hey, dimana kamu membawa Amanda? Kenapa kau mengganti pakaianmu?” Rama dan Tomi saling memandang, mereka pun memutuskan mengelabui nyonya Soya. “Tadi, aku keluar karena ada urusan penting, Tan. Amanda sudah di ada di dalam. Sebaikn

