Amanda merasa lega saat sebuah tangan langsung mengangkat tubuhnya ke dalam gendongan. Lelaki itu memakai masker, tatapannya begitu familiar. Amanda tidak sempat bertanya karena rasa sakit yang luar biasa menyerang belakang punggungnya. “Ah, Tom. Bawa gue pergi dari sini, cepetan!” Nyonya Soya hanya bisa termenung saat putrinya di bawa begitu saja, wanita itu segera menuju ke mobil untuk mengikuti Amanda. Mobil yang ditumpangi Amanda, jelas bukan mobil Tomi. Tiba di dalam sana, seorang wanita yang juga memakai masker menyambutnya dengan tatapan berkaca-kaca. “Siapa kalian? Kalian jelas bukan Tomi. Lepaskan aku!” Lelaki tadi segera masuk dan mengapit Amanda yang duduk di tengah. “Jalan, ke rumah sakit, sekarang.” Amanda terpaku, ya dia mengenali suara itu. Tatapannya tak beralih, pe

