Chapter 63 ketuban Amanda pecah

1185 Words

Tiba di rumah sakit, Amanda dan Tomi langsung mendapatkan antrian, tak butuh waktu lama bagi mereka karena sebelumnya Amanda telah mendaftar via online. Pemeriksaan kali ini, Amanda di minta kembali dalam beberapa hari ke depan. “Bagaimana dengan bayi saya, Dok. Usia kandungan sudah pas tapi kok saya belum lahiran?” tanya Amanda heran. Dokter tersenyum, Tomi sedang di luar menunggu hasil pemeriksaan. “Semuanya normal kok, Bu. Ketuban dan posisi bayi sudah sangat pas, hal seperti ini memang kadang terjadi. Bayi lahir ada yang lebih cepat dari waktu yang di tentukan, ada juga yang lambat.” “Saya hanya takut, Dokter. Takut bayinya kenapa-napa.” “Insha Allah dalam minggu ini, mungkin ibu udah bisa lahiran. Selalu bergerak ya, Bu.” Amanda sangat senang mendengar kabar itu. Dia sudah tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD