"Gak, jangan yang itu." "Bukan!" "Gue gak suka yang rasa kelapa." "Ya jangan rasa stroberi juga lah." Brak! Diam-diam Fazra terkekeh melihat Nia memasukkan beberapa s**u kotak ke dalam troli sekaligus. Fazra memperhatikan Nia dari layar ponselnya. "Bacot Lo!" "Tuh kan bener apa yang gue bilang, sikap baik Lo cuma sementara aja." "Apalagi? Cepetan!" Nia menunjukkan wajah kesalnya sambil mendorong troli dengan tangan kiri karena tangan kanannya sedang memegang ponsel. "Beliin anggur." "Sampe rumah Lo ganti ya duit gue, nyet. Ni troli isinya pesenan lu semua!" "Kalo gue inget." Nia yang hendak mengambil anggur langsung menjauhkan tangannya. "Udah cepetan, kan gue nitip bukan ngutang." "Lo kok sering nyuruh-nyuruh gue sih? Emang gue pembantu Lo apa?" "Gak inget sama omongan

