Pukul sembilan malam Elana dan juga Attala sudah sampai di Rumah setelah sebelumnya mereka sempat berhenti untuk mengisi perut masing- masing di sebuah warung pinggir jalan. Sesampainya di Ruang tamu kedatangan Elana dan Attala di sambut oleh Mama Elana yang sudah menunggu ke pulangan mereka di Rumah. “Loh Mama belum tidur?” tanya Elana sambil menyalami tangan sang Mama yang juga di ikuti oleh Attala setelah dirinya. Setelah itu Elana dan Attala duduk di sofa yang berbeda karena kursi yang Elana tempati sudah penuh dengan dirinya dan sang Mama. “Kalian habis dari mana saja? Sudah pada makan?” tanya balik Mama Elana yang begitu khawatir menunggu kepulangan keduanya walau sebelumnya Elana sudah memberitahukan kepada sang Mama kalau ia dan Attala akan pulang cepat. “Sudah kok Ma, iya kan T

