Part 61: Destiny

1326 Words

Keesokan harinya, Sean mengundang para sahabat brengseknya untuk berkumpul di kantornya. Nick yang pertama sampai karena sudah dua minggu ini, Nick yang mengambil alih perusahaan Sean untuk sementara. Sean hanya ingin fokus pada terapi Sara. Morgan menyusul dengan Niel dan Kenneth terlambat karena pasien gilanya. Sejak datang, Morgan terus tersenyum membuat Sean yakin jika tugas yang ia berikan pada Morgan terlaksanakan dengan sempurna. "Bagaimana dengan mainan-mainanku?" Tanya Sean hanya sekedar basa-basi dengan Morgan. "Hahaha.. kau akan sangat bahagia mendengar suara ringisan mereka. Alex jauh lebih tangguh, namun akhir-akhir ini dia menyerah dan jadi lembek sekali." Jawab Morgan dengan kekehan. Kenneth dengan jiwa dokternya bertanya penasaran. "Apa yang kau lakukan pada mereka? Apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD