"Mr. Derald. Mengenai test waktu itu, hasilnya sudah keluar." Ya, Jessa mulai tidak berani memanggil Sean dengan nama lelaki itu. Tidak sejak Sean menunjukkan taringnya padanya dua minggu yang lalu. Lelaki itu menakutkan dan lelaki itu jinak pada seorang wanita lemah. Jessa yakin jika nyawa serta karirnya akan berakhir saat itu jika Sara tidak membantunya dengan membujuk Sean agar mau melepaskannya dengan Louis. "Test?" Suara lemah itu membuat perhatian Jessa dan Sean tertuju padanya. Sean mengira Sara sudah tertidur setelah meminum obat, ternyata wanita itu masih sadar saja. "Aku melakukan test DNA pada janin di kandungan Viola." Jawab Sean. "Viola? Siapa?" Sean menghela napas sebelum menjawab. Penjelasan ini akan sangat memusingkan Sara pastinya. Entah apa reaksi Sara jika wanita ta

