Part 47: Chance

2026 Words

Sean menanti lift apartmentnya dengan tidak sabar untuk mencapai lantai teratas dari gedung ini. Begitu menyadari perasaannya, Sean terus memikirkan penyakit Sara. Tidak, Sean tidak ingin kehilangan wanita itu. Ting! Sean hampir melompat keluar jika ia tidak segera sadar bahwa di lorong itu, beberapa pengawal tengah berjaga. Dengan mempertahankan wajah datar dan langkah tegasnya, Sean berjalan melewati pengawal-pengawal yang menunduk hormat padanya.  Begitu memasuki apartmentnnya, Sean melihat Sara yang sedang menonton TV di ruang tamu. Bukan, mungkin lebih tepatnya mendengarkan TV. Tunggu! Mendengarkan TV? Sial! Kemana Linda sehingga tidak menjaga Sara agar tidak menyalakan TV itu! Ini bukan saat yang tepat bagi wanita itu mendengarkan TV! Sean berjalan cepat agar bisa mematikan TV ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD