Keenan's POV Aku berjalan dengan langkah pelan, menyusuri koridor sekolah sambil melihat kelas-kelas dimana berisikan murid yang sedang serius belajar. Saat melewati kelas dengan tanda nama Kelas Biologi, aku berhenti, menghitung berapa anak yang berada di kelas tersebut. Dan seorang lelaki yang sedang memperhatikan guru menjelaskan menarik perhatianku. Raut wajah seriusnya. Tatapan tajam menatap ke depan membuatku yakin bahwa dia tidak mengetahui keberadaanku. Saat guru tersebut memberi pertanyaan, dia hanya diam. Sampai saat guru tersebut menunjuknya untuk menjawab. Dan dengan santainya, dia menjawab pertanyaan tersebut. Aku tersenyum. Berterima kasih karna ternyata aku diberi kesempatan bersahabat dengannya. Masa kanak-kanak yang dipenuhi dengan canda tawa, tangis haru, tangis cengen

