c h a p t e r [24]

1137 Words

Keenan's POV Aku duduk dibangku di bawah pohon sambil melihat anak-anak yang lalu lalang. Ada yang pulang. Ada yang masih di sekolah dengan kegiatan masing-masing. Dan ada yang sibuk berpacaran. Aku mengingat kejadian kemarin. Kenapa Gibran berubah semengerikan itu? Apa dia salah makan? Kuhela nafas keras tak peduli dengan tiga junior perempuan yang berada cukup dekat denganku. Aku menoleh, mungkin aku bisa bertanya sedikit. "Hm, dek." Panggilku dan ketiga junior itu melihat ke arahku dengan pandangan penasaran kenapa aku memanggil mereka. "Iya, kak." Jawab salah satu dari mereka. "Tau Fasya ga?" Tanyaku penasaran. "Fasya yang mana kak? Nama Fasya lumayan banyak juga, kak." Jawab yang lainnya. "Tau Keenan ga?" Tanyaku bercanda. "Lahkan yang lagi ngomong sama kita kak Keenan, temen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD