kamu
"jangan panggil sayang, nanti sayang beneran Loh" ucapku
"kalau sayang beneran ya tinggal pacaran kenapa ribet-ribet" jawab Rama sambil tersenyum
ya percakapan yang langsung membuatku terdiam dan pipiku terasa merah dalam hari rasanya kayak mau hilang aja dari dunia ini, pikirku "kok bisa dia bilang begitu sambil tersenyum".
"ngawur aja kalau ngomong, jangan gitu banyak yang denger nanti kalau ada yang salah faham gimana"
"emang kenapa? toh kita sama-sama jomblo kan, nggak papa dong nggak masalah" jawab Rama deng santainya
Aku tak menjawab apapun dan langsung kutinggal begitu saja aku sudah malu, rasanya ingin kututupi wajahku saat Rama berkata seperti itu saat kutinggalkan sempat-sempatnya dia berbicara dengan sedikit berteriak "pipimu mulai merah Ndut" gimana nggak makin malu akunya.
setelah kejadian itu aku sedikit menjaga jarak dengan dia karna pikirku aku terlalu terbawa suasana saat ada dia bahkan sering aku melamun cuma karna terlintas dipikiran ku memikirkan dia.
Terkadang caranya menatapku bisa jadi momen yang tidak aku suka karna semakin dia menatapku semakin keras jg detak jantungku rasanya kayak mau copot!
Sore ini aku 1 sift dengan dia saat baru saja aku masuk restoran dia sudah menyambutku dengan senyuman yang lembut sambil berkata "sore gendutku" gimana gk makin brutal ini detak jantung Weh, kayaknya makin ngadi-ngadi ini omongannya.
Aku dengan muka yang tiba-tiba memerah langsung masuk begitu saja tanpa membalas sapaannya dan dia pun mengejar ku dengan berkata "kok nggak dijawab si, kan aku nyapa kamu Ndut" "kamu marah ya, kok akhir-akhir ini gk kayak biasanya. Kenapa?"
aku yang sedang mengambil lap untuk mulai membersihkan meja restoran dan dia mengikuti dibelakangku seperti anak kecil yang sedang merengek minta dibelikan permen kepada ibunya, rasanya dia sangat-sangat lucu.
" gk kenapa-kenapa kok , ngapain juga marah emang kamu salah apa! " jawabku dengan muka yang berusaha tenang
"Terus kenapa kamu giniin aku?"
aku sedikit kaget dengan pertanyaannya, spontan aku menatap wajah nya dan berkata "giniin? maksudnya apa ya? emang aku ngapain kamu?"
dengan wajah melasnya dia berkata "kamu akhir-akhir ini cuek banget sama aku Ndut, kalau aku ada salah aku minta maaf ya"
langsung berasa sampe ketulanng-tulang gemesnya