Nala sibuk membuat makan malam di dapur, sedangkan Bi Mirna sedang ada di halaman depan karena Nala meminta beliau untuk mengurus tanaman-tanaman Nala yang tiba sore tadi, sementara Nala sibuk memasakkan makanan untuk Harsa. Nala menengok ke jam dinding yang terletak tidak jauh darinya. Sudah hampir jam 6 sore, namun belum ada tanda-tanda pria itu pulang. Sepertinya Harsa akan lembur lagi hari ini… “Nyonya!” Bi Mirna tiba-tiba datang dengan wajah khawatir. Wajahnya terlihat begitu panik seperti habis melihat hantu. “Kenapa?” “A-ada…” “Ada Nyonya Iriana di luar,” ucap Bi Mirna, masih dengan wajah gelisahnya. Nyonya Iriana? Bukankah itu nama ibu Harsa? “Tolong bilang kalau Harsa masih belum pulang.” “Sudah, Nyonya. Tapi…” “Beliau mau ketemu Nyonya Nala,” jawab Bi Mirna takut-taku

