Chapter 4

1975 Words

"Udah siap, yuk!" Setelah merasa aman, Davin segera mengayuh sepeda tersebut. Dapat terlihat jelas ada rasa senang di wajah Davin. Senyumnya tidak pernah surut ketika bersama Ambar. Apalagi saat dia sesekali mendongak ke arah belakang untuk melihat Ambar yang terlihat menikmati suasana sejuk di sore hari ini. Dia senang, jika Ambar senang. Setelah sampai di toko kecil yang menjual peralatan-peralatan sekolah, Davin memilih-milih buku gambar yang cocok untuknya. Dia tampak bingung, sebab terlalu banyak pilihan sampul buku gambar di sana, dia juga binging harus membeli buku gambar yang berukuran besar atau yang sedang. 'Menurutmu bagus yang mana?'. Setelah menulis itu, Davin mengambil dua buku gambar dan menunjukkannya secara bergantian pada Ambar. Yang satu buku gambar berukuran sedang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD