oOOo BAB 11 – DAVIN DAN KEPUTUSANNYA Sudah dua hari Ambar masih belum sadarkan diri. Kondisinya masih sama. Tidak ada yang berbeda. Tidak semakin membaik, melainkan semakin memburuk. Bu Rani yang dua hari berturut-turut ini menjaga putrinya sampai-sampai tidak pernah tidur. Dia terus menjaga Ambar di sisi ranjang rumah sakit lagi sambil menangis.Begitu juga dengan Davin yang hanya pulang ke rumah saat membutuhkan sesuatu. Dia pulang untuk mengganti pakaian, mengambil makanan, dan mandi. Bahkan, dua hari ini dia membolos sekolah. Kini Davin sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit bersama Pak Wan. Dia hanya menatap kosong jalanan yang cukup sepi. Rasanya akhir-akhir ini dunianya sedang hancur. Tidak ada harapan lain selain ingin melihat Ambar cepat sembuh. Ingin melihat Ambar cepat kem

