Part 13

873 Words

Pagi-pagi sekali Aura telah berada duduk manis di balik meja kerjanya. Ia menghela nafas lega saat mengetahui jika atasannya belum tiba. Kejadian kemarin benar-benar membuat Aura tidak bisa tidur semalaman. Bertetangga dengan atasannya sendiri tidak pernah terlintas di dalam benaknya sekali pun. Apakah ini berarti jika mimpi buruk telah dimulai? Setelah bergumul dengan pikirannya sendiri, Aura memutuskan untuk menyiapkan pekerjaannya hari ini. Selang setengah jam kemudian, Regan muncul dan langsung melangkah masuk ke dalam ruangannya. Ia hanya sesekali memerintah Aura untuk meminta secangkir kopi atau menyebutkan jadwal kerjanya hari ini. Sikap dingin Regan kembali membuat Aura ingat akan permintaan Clarisa sehingga Aura dapat maklum dengan sikap acuh atasannya. Sebuah pesan pada ponse

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD