Part 21

1086 Words

Sudah beberapa menit mereka berada di dalam mobil tapi belum ada satu kata pun yang keluar dari bibir Regan. Sedangkan Aura sendiri sudah mulai kesal dengan semuanya ini. Mengapa ia bisa masuk ke dalam hubungan diantara Regan dan Kim? "Mengapa anda menginginkan saya pulang bersama anda? Kim bisa mengantarkan saya pulang," tanya Aura membuka suara. "Kita searah." Hanya dua kata yang keluar dari bibir Regan, padahal Aura berharap pria itu akan menjelaskan alasannya. Jika sudah seperti ini, ia lebih baik memilih untuk diam. Tak mau mencari masalah dengan pria ini. Mobil Regan berhenti tepat di depan rumah mungil milik Aura. "Terima kasih atas tumpangannya," ucap Aura cepat karena yang inginkan saat ini adalah keluar dari mobil ini secepatnya. "Tunggu," cegah Regan. Ia memiringkan kep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD