Perasaan Rena membaik setelah Rendi mengajaknya ke tempat bersejarah dan penuh kenangan, padang rumput di Cihideung. Namun tidak bertahan lama karena Dimas menelepon tidak bisa ke rumah Rena karena ia harus mengurus tugas sekolahnya. Rena maklum, ia tahu betapa sibuknya kelas 12 di semester akhir. Tugas-tugas pasti menumpuk, ah Rena jadi rindu mengerjakan pr dengan Lisa dan Juna. Kebosanan langsung melanda Rena. Ia tidak punya pr seperti Dimas. Rena tidak mungkin berjalan-jalan keluar karena ini sudah malam. Tidak ada yang bisa lakukan selain di kamar dan melamun. Melamun, ah Rena menemukan ide untuk mengusir rasa bosannya. Melukis, Rena segera menuju peralatan lukisnya menggunakan tongkat jalan. Ia mencari posisi duduk yang nyaman baru menuangkan ide

