Kiss Memories

1583 Words

Hari masih gelap, tapi ini sudah waktunya Indah bangun. Panggilan alam membuat Indah ingin bangkit dari tempat tidur. Tapi ada sesuatu yang membuatnya tidak bisa bergerak. Mata Indah terbuka, dan yang ia dapatkan adalah keberadaan sebuah tangan yang sedang memeluknya. Indah refleks mendorong dan sudah hampir berteriak kalau saja pemilik tangan itu tidak bersuara. "Tidur lagi. Aku masih ngantuk." Indah berhenti bergerak. "Kam-eh maksudnya Pak Boss, kenapa ada di sini? Tolong lepasin tangan Pak Boss." Bukannya melepas, Nathan malah memasukkan Indah makin dalam ke pelukannya. "Pak Boss jangan kayak gini. Ki-kita kan belum muhrim." Terus terang Indah risih dipeluk dan berada dalam satu selimut dengan Nathan, walaupun dulu ia pernah melakukan hal serupa. Bahkan pernah nyaris tanpa ada kai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD