Teman Ke Pengadilan

1333 Words

Zara memandangi undangan di tangannya. Di sana terpampang jelas sosok Demian yang tampan dengan seorang wanita cantik. Hatinya teriris-iris. Dia pernah berada pada masa dimana dirinyalah yang mendampingi Demian di dalam sebuah kertas undangan. Saat itu dia merasa bahagia. Berbulir-bulir bening mengalir. Meskipun rasa cinta itu telah bercampur dengan benci, tetap saja Zara tidak bisa menahan kesedihan. Demian benar-benar telah membuat hati kecilnya hancur berkeping-keping hingga tak berbentuk. Drrrrt… Drrrrt…. Zara menoleh dan mengambil ponsel yang tergeletak di atas nakas. Zara melihat layar, nama Annet tertera di sana. Zara segera menyeka airmatanya dan menerima panggilan itu. kebetulan ada yang ingin dia sampaikan pada sahabat SMA-nya tersebut. “Halo, Annet….” Sapa Zara dengan suara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD