aku tidak bisa tenang setelah bertemu dengan alex di pemakaman. berat rasa nya saat aku mengingat tatapan penuh kebencian yang di pancarakan dari mata alex untuk ku. aku menarik nafas panjang dan menghembus nya berlahan. terasa berat rasanya hidup ku saat ini. aku melihat keluar jendela kamar, nyanyian hujan di atas genteng semakin membuat hati ku gak karuan. mas fandi benar benar kelewatan, dia mengurung aku di kamar. dia juga menyuruh bodyguard nya untuk menjaga ku, aku di perlakukan tidak lebih seperti tawanan oleh nya. rasa nya percuma aku menyesali semua ini, tapi tetap saja aku tidak bisa benar benar melupakan masa lalu ku. kehidupan yang aku jalani dulu jauh lebih baik dari pada apa yang aku jalani saat ini. aku duduk di dekat jendela kamar sambil memeluk lutut ku, rasa nya se

