Chapter 95

1069 Words

Fajar hampir menyising, Dewi Macaria dan juga Kim Beom pergi ke sebuah pantai yang sangat sepi. Mereka berdua menaiki tebing dan duduk di atas tebing itu menanti Fajar yang sebentar lagi akan muncul. Dewi Macaria menyandarkan kepalanya ke bahu Kim Beom dan menatap jauh ke arah lautan yang tak ada ujung nya itu. Mereka berdua duduk di tepi tebing dengan kedua kaki yang mereka biarkan menggantung di udara. Kim Beom mengeratkan pelukannya pada Dewi Macaria, ia lupa tak membawa selimut untuk mereka berdua. Alhasil, ia dan Dewi Macaria saat ini kedinginan. Ia tak masalah jika dirinya yang kedinginan, tetapi merasakan bahu Dewi Macaria yang bergetar pelan membuatnya merasa bersalah karena telah membiarkan wanita ini kedinginan. “Maaf aku lupa membawa selimut untuk kita berdua.” Ucap Kim Beom.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD