Bab 2

1692 Words
" Ketika apa yang kamu lakukan selalu dari hati, semuanya akan selalu punya hasil yang baik " •••••• " Nek, Audy ke pasar sebentar ya. Bahan bahan kue audy mau habis " pamit melody sebelum berangkat ke pasar pagi itu , neneknya sedang memasak di dapur " Toko belum kamu buka nak?" " Nanti nek, sepulang audy dari pasar baru di buka " " Ya sudah, kamu hati hati ya nak naik motornya " " Iya nek, Assalamu alaikum " Melody atau audy sapaannya di keluarga dan orang terdekat , berangkat menggunakan motor maticnya ke pasar di pagi pagi buta .. Setelah mengendarai motornya sekitar 10 menit, audy pun sampai ke pasar dan membeli semua bahan bahan kue yang telah ia catat di secarik kertas. " Bahh neng melody, pagi kali kau belanjanya " sapa salah satu pedagang di pasar itu dengan logat bataknya yang telah melody kenal karena hampir setiap hari melody ke pasar ini " Iya bang, biasa mau belanja bahan jualan. Kalau tidak pagi, tidak ada waktu lagi karena jaga toko " " Bah, salut betul abang sama kau. Sudah cantik, rajin, pekerja keras pula. Andai anak laki abang tuh sudah besar , abang jodohkan sama kau melody " melody pun hanya tertawa mendengar candaan itu sambil terus mengambil bahan belanjaannya .. Setelah beres belanja, audy pun segera pulang karena sudah hampir jam 7 pagi dan tokonya tak lama lagi buka. Saat di perjalanan pulang, mungkin efek hujan semalam audy kecipratan air genangan oleh sebuah mobil mewah yang melintas dengan laju cepat di sampingnya membuat audy geram dan mengumpat pada pengendara mobil itu tapi ia hanya mengumpat saja karena nyatanya mobil itu terus saja melaju tanpa sadar ia telah mengenai air genangang pada seorang gadis .. audy pun pulang dengan perasaan jengkel dan sesampainya di rumah ia terus saja mengomel membuat neneknya dan mitha sahabatnya yang datang pagi itu heran karena pulang pulang ia marah marah .. " Kenapa kamu nak?" Tanya neneknya lembut " Lo dari nyebur di mana si dy, penampilan lo kok gitu banget " tanya mitha berusaha menahan tawanya melihat kondisi sahabatnya  saat keluar bersamaan dengan neneknya di depan rumah di mana audy marah marah tak jelas " Diem lo mitha, nyebur mata lo" jawab audy dengan wajah kesal " Ini semua gara gara mobil mewah gila itu nek " lanjutnya dengan sedikit merengek " maksud lo?" " Ia pas gue pulang dari pasar, ada mobil yang balap balap terus mobil itu cipratin air ke badan gue. Sialnya mobil itu terus saja melaju tanpa sadar ada gue yang udah seperti sapi yang abis berenang di lumpur " penjelasan audy sontak membuat mitha tertawa terbahak bahak , mitha tidak bisa lagi menahan tawanya melihat melody " Tidak di sengaja nak, sudahlah kamu masuk mandi saja sebentar lagi tokomu buka kan " setelah itu melody pun masuk ke dalam rumah untuk bersih bersih di susul mitha dan neneknya.. " Pagi banget lo datang, nggak kerja lo tha?" Tanya melody ketika ia sudah keluar rumah dan bersiap berangkat ke tokonya dengan menggunakan motornya " Melody ku sayang , ini bahkan baru jam 7 lebih 15 menit sedangkan kantor gue masuk jam 8 jadi masih ada waktu lah buat gue ganggu hidup lo kan kantor gue nggak jauh dari sini " ucap mitha cekikikan " Sialan loh, sana deh lo kerja . Gue juga udah mau berangkat buka  toko " " Nah itu yang gue tunggu " " Maksud lo?" " Audy ku sayang, gue mau dong minta roti loh " " Duit lo mana?" Wajah mitha langsung cemberut " Lo ama sabahat sendiri medit banget sih, lo tau kan ini tanggal tua. Gue belum gajian audy, makanya gue mau bawa bekal roti lo biar gue irit gitu nggak jajan , gue ambil roti 5 pun gue yakin nggak akan buat lo tiba tiba bangkrut gitu aja " " Kirain lo kerja di perusahaan gede nggak buat lo kehabisan duit mit " " Ya elah lo dy, lo taukan kalau ngekos itu gimana. Bayar ini bayar itu jadinya gaji gue ya habis " " Gue kan udah bilang lo tinggal di sini saja sama gue ama nenek, tapi lo gaya mau ngekos. Kere kan lo " " Ya udah lo mau kasi gue roti atau nggak ? " " Ya udah, entar sana pilih lo mau ambil yang mana. Ingat jangan banyak banyak, rugi entar gue " mitha pun langsung memeluk audy dan berterima kasih pada sahabatnya itu dan pagi itu mitha pun nebeng dengan audy ke toko audy untuk ambil roti baru mitha berangkat kantor. Walaupun mereka selalu cekcok tapi mereka menyayangi satu sama lain. Melody dan mitha bersahabat sejak SMA hingga sekarang mereka sudah kerja masing masing, bedanya melody kerja dengan membuka usaha toko kue dan roti, bekal dari kuliahnya dulu sedangkan mitha kerja di sebuah perusahaan besar sebagai resepsionist. °°°°° " Selamat pagi pak andra " sapa mitha pada bosnya ketika ia sudah berada di kantor dan yang di sapa hanya mengangguk dan terus berjalan di susul oleh dini sekertarisnya .. " Jadwal saya hari ini apa saja dini ?" Tanya pria itu yang di sapa andra pada sekertarisnya ketika ia sudah sampai di ruangannya " Jadwal bapak hari ini meeting jam 10 nanti di kantor, di lanjut lagi meeting di kantor Broto corps jam 3 dan di tutup makan malam dengan scott group " jelas dini ke bos nya " Baiklah, kamu boleh keluar. Saya pelajari dulu bahan meeting hari ini " dan pintu ruangannya pun tertutup selepas dini pergi .. Davandra atau biasa di sapa andra di kantor, seorang direktur utama di DD Corps  yang bergerak khusus di bidang Perhotelan dan Mall. Perusahaan yang  dava kelola sekarang dibangun oleh kedua orangtua nya zaman ia kecil dulu, perusahaan milik difia dan daniel dulu di gabung menjadi DD Corps saat ini dengan alasan ingin mudah saja menghandle jika satu saja .. Kini Dava menggantikan papinya daniel setelah memutuskan beristirahat dan hanya fokus ke keluarga apalagi ke istri tercintanya Difia. Jadi sekarang Dava lah mengelolah perusahaan milik keluarganya sekitar 3,5 tahun belakang ini setelah lulus dari sekolah S-2 nya dan perusahaan ini sudah ada beberapa cabang di pulau jawa juga. ***** " Mbak, saya mau cappucino muppin nya dong " ucap salah satu pelanggan audy yang tengah berada di tokonya nya yang berdekatan dengan rumah milik audy dan neneknya, dengan sabar audy melayani semua pelanggannya yang berdatangan maupun yang memesan via online. Setelah merintis toko kue dan rotinya selama 2 tahun belakangan ini, audy sangat bersyukur karena tokonya selalu ramai dan semua yang dia bikin selalu habis terjual di luar pesanan orang yang lainnya " Hallo, Selamat pagi. Melody Pastry and Bakery, ada yang bisa saya bantu?" ........... " Baik bu, saya akan kirim dengan gojek ya pesanan ibu" ......... " Saya ulangi ya bu pesanan ibu, banana cake 2 loyang dan strawberry cupcake 50 biji " ......... "Baik bu, di tunggu. Terima kasih sebelumnya bu " setelah telfon dari pelanggannya yang memesan, audy pun langsung menyiapkan pesanan ibu tadi kemudian menghubungi gojek untuk mengantar pesanannya . Setelah ashar pelanggan di tokonya sudah agak sepi dan telpon maupun chat sudah tidak ada lagi, ia pun sejenak mengistirahatkan badannya di kursi kasir. Meskipun audy sudah punya 2 pegawai tapi audy masih terjun langsung di tokonya, selain dia yang buat semua jualannya audy juga merangkap sebagai kasir. " Makan siang dulu nak, kamu pasti capek sekali " ucap nenek nya saat menghampiri cucu kesayangannya itu karena nenek tau audy melewatkan makan siang nya tadi karena pas jam istirahat makan siang pengunjung di tokonya ramai berdatangan dan juga pesanan online pun juga banyak. " Iya sebentar nek, audy masih kenyang. Nenek makan saja duluan " ucap audy sembari tersenyum ke neneknya yang tengah berdiri di sampingnya. " Kalian istirahat dulu, bentar lagi juga kita tutup. Udah sepi juga " ucap audy ke pegawainya dan di jawab iya oleh kedua pegaiwainya dan berlalu ke belakang. " Kamu pasti capek sekali ya nak, pagi sampai sore menjual, malam hingga larut malam buat kue, subuh kamu bangun lagi persiapkan semuanya, maafin nenek ya karena tidak bisa bantu kamu " ucap neneknya lagi, sebenarnya ia kasihan melihat cucunya banting tulang demi hidup mereka berdua, bagaimana tak banting tulang kalau mereka hanya hidup berdua saja jadi kalau bukan audy siapa lagi yang cari kerja sedangkan ia sudah tua .. " Nek, dengerin audy. Capek pasti nek tapi audy senang lakuin ini semua karena memiliki toko kue adalah impian audy dari dulu dan nenek itu adalah harta audy satu satunya jadi nenek tidak usah berkata seperti itu. Apapun audy akan lalukan demi nenek, asal nenek selalu ada buat audy itu sudah buat audy semangat jadi nenek jangan bilang kalau nenek tidak bisa bantu audy. Kehadiran nenek saja di samping audy itu ngebantu audy untuk semangat kerja nek " ucap audy sambil memeluk neneknya dari samping. Jujur audy capek seperti ini tapi ia sadar kalau bukan ia siapa lagi yang akan menghidupi ia dan neneknya semenjak ibu nya meninggal beberapa tahun yang lalu dan ayahnya memutuskan menikah lagi setelah setahun kepergian ibunya, audy sudah sadar kalau hidupnya tidak akan sama lagi seperti dulu. Apa yang ia inginkan selalu ada dulu tapi sekarang tidak lagi, kalau ia tak bekerja ia tak akan bisa makan. Ia punya seorang kakak laki laki tapi kakaknya lebih memilih tinggal di luar negeri tapi tidak dengan ayah mereka karena audy dan kakaknya Raditya kecewa pada ayahnya yang menikah lagi dan bentuk kekecewaan mereka ya tinggal terpisah dengan ayahnya yaitu Anandito Prassetyo. Raditya yang lebih memilih kerja di luar negeri dan melody yang tinggal bersama neneknya.  Beruntung permintaan terakhirnya ke ayahnya sebelum memutuskan pergi dari rumah ayahnya adalah ia ingin sekolah bakers dan ayahnya menyetujuinya dan inilah melody sekarang. Punya toko sendiri yang dia rintis 2 tahun belakangan ini dan Alhamdulillah sudah banyak yang kenal toko audy. Tokonya juga selalu ramai pelanggan dan bisa mencukupi kebutuhannya bersama neneknya hingga bisa memperkerjakan 2 pegawai .. " Mila, anakmu sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik dan rajin. Kamu pasti bahagia sekali punya anak seperti melody, berbahagialah di surga nak " batin nenek ida saat terus memeluk cucunya..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD