Emosi Noah terpancing merasa dirinya terus terpojok dengan opa dan papa-nya. Dia yang menjalani dan bertanggung jawab dengan masa depan pilihannya. Lantas apa salahnya memilih Eloise sebagai pelabuhan hatinya. Pikiran buruk Noah terhadap keluarganya membuat Noah terlihat berang. Karena tanggapan mereka ini yang membuat Eloise-nya menjauh. Noah merasa keluarganya tidak memikirkan perasaannya. Pertemuan hari ini bukan lagi seperti diskusi keluarga yang biasanya mereka lakukan tapi lebih kearah sedang memaksa dirinya untuk menyerah. "Apa jadi aib kalau aku menikahi perempuan yang jauh lebih tua dari aku!" "Noah, cukup!" Tegur Eloise merasa bersalah jadi penyebab pertikaian Noah dengan keluarganya. "Ngak, Beb. Aku ngak akan menyerah. Sudah aku bilang aku akan berjuang buat cinta kita. Kamu

