Kepergian Eloise dari rumahnya sendiri diikuti dengan terungkapnya keburukan pacar yang sudah lima tahun menjalin hubungan dengannya diakhiri dengan rencana bunuh diri dan bersembunyi di apartemen pemuda yang adalah mahasiswanya sendiri adalah rentetan kejadian yang saat ini disyukuri oleh dirinya. Bersama Noah dia merasakan kasih sayang tulus ditambah bonus dua adik Noah yang ternyata tidak seburuk bayangannya. Seru, kocak, blak-blakkan tapi pemerhati. Itulah yang dirasakan Eloise setelah satu jam mengobrol asyik berempat. Bahkan jarak umur diantara mereka seolah tidak menjadi masalah untuk bicara akrab seperti sekarang. “Kamu ngak mau beli sesuatu, Beb? Mumpung lagi di mall.” Tanya Noah yang dijawab dengan gelengan kepala Eloise. “Cie, cie.. Beb loh manggilnya. Jadi pingin ada yang ma

