Monster? William? Mengapa ibu menyebut demikian? Dan apa William yang melakukan semua itu? Apa dia yang melukai ibu? Pertanyaan-pertanyaan itu menggaung di kebisuan lama. Angel duduk dengan dahi berkerut dalam sementara tatapannya kosong lurus ke depan. Pagi ini setelah pertikaian dinginnya dengan William, dia memutuskan untuk berangkat sembunyi-sembunyi ke sekolah. Dan hal yang pertama terlintas dalam pikirannya adalah atap sekolah. Angel menghembuskan napas beratnya, semakin dirinya mencari tahu semakin banyak pula teka-teki yang bermunculan sehingga membuatnya semakin bingung. Entah apa maksud Monica dan Rose menyebut William monster, tetapi Angel menyadari bahwa ada sesuatu yang dilewatkannya. Sesuatu itu pastilah sebuah rahasia besar. "Sedang memikirkan apa?" Suara selembut syahd

