Good Morning (1)

1364 Words

Pagi yang cerah itu membangunkan sang putri di peraduannya. Lelap tidur semalam, tidak bisa meredakan rasa penasaran yang menghinggapi saat kedua bulu matanya bergerak, seiring dengan kelopak mata yang terbuka. Peluh di dahinya, menjadi tanda ada yang mengusik gadis cantik itu. Dia mengerjap, sembari menata napasnya yang terengah-engah. "Syukurlah cuma mimpi," bisiknya pada diri sendiri. Sembari memunguti sisa kesadaran, Violetta perlahan bangkit lalu duduk. Dia melihat sekeliling, lalu pandangannya terfokus pada jendela besar itu. Merasa penasaran, Letta mengamati jendela itu dengan saksama, seolah pernah melihat sebelumnya. "Mimpi itu ...." Letta tidak melanjutkan kalimatnya. Pikirannya mengembara tak tentu arah. Mimpi anehnya semalam, lalu kisah yang diceritakan Vaskha, semakin me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD