Samuel sudah pulang setelah mengambil mobilnya yang berada dirumah Adit. Dengan susah payah Adit membawa dua boneka kedalam rumah. “Wah.” Kata Naila saat melihat Adit yang meletakkan dua boneka disofa ruang tamu. “Gede banget.” Sambung Naila kembali. “Kayla mana mah?” Tanya Adit pada mamanya, Naila tersenyum melihat anaknya yang terlihat menyayangi Kayla meskipun Kayla bukan anaknya. “Kayla baru aja naik keatas.” Jawab Naila. Adit mendudukkan tubuhnya disofa kemudian menyandarkan kepalanya disandarkan sofa. “Kamu kenapa sih Dit?” Tanya Naila yang melihat anaknya seperti sedang sakit. “Gak apa-apa kok mah, cuma capek aja.” Jawab Adit pelan. Alya terlihat menuruni anak tangga dengan gelas kosong ditangannya. Matanya menangkap sosok yang sekarang menjadi suaminya. “Alya.” Panggil Naila

